by

Warga Parit Pangeran Keluhkan Limbah Tahu

-Tips & Trik-474 views

TepianKapuas.Com, PONTIANAK – Warga sekitar Jalan Parit Pangeran Pontianak Utara keluhkan limbah tahu di Parit Pangeran. Hal ini disampaikan warga pada saat reses Arif Joni Anggota DPRD Provinsi Kalbar beberapa waktu yang lalu. Selasa (24/12)

Arif Joni mengatakan masih banyak warga Parit Pangeran yang menggunakan air parit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Air parit masih digunakan untuk mandi dan mencuci. Tidak jarang mereka mengeluh karena airnya keruh dan bau. Warga menganggap itu akibat limbah air tahu.

“Keluhan warga ini harus segera direspon dan ditindak lanjuti. Pemkot Pontianak harus responsif. Terlebih mengingat sebagian warga belum pasang PDAM. Sehingga warga masih banyak yang menggunakan air parit”, Ujar Arif Joni

Ismail, salah seorang warga yang hadir saat reses meminta agar keluhan warga bisa segera ditindak lanjuti, karena dengan air yang bau warga sangat tidak nyaman menggunakan air parit lagi.

“Iya pak Arif, sudahlah pake air paret, eh ditambah lagi sama limbah tahu, makin bau aernya pak”, ujarnya.

Arif Joni meminta Pemkot untuk segera mengambil tindakkan, agar tidak berlarut larut, terkait keluhan warga parit pangeran.

“Tentu yang pertama Pemkot segera turun ke lapangan. Apakah benar apa yang dikeluhkan warga?. Apakah benar limbah tahu mencemari air parit Pangeran itu. Yang kedua segera membantu warga yang tidak mempu memasang sambungan PDAM. Mempercepat program air bersih berbasis MBR, yaitu untuk masyarakat berpenghasilan rendah”. Tambah Arif Joni yang juga mantan wakil ketua DPRD kota Pontianak.

Arof Joni juga menambahkan, dengan Program air bersih berbasis MBR warga tidak lagi tergantung pada air parit atau air sungai. Sedangkan mengenai dugaan adanya limbah tahu, Pemkot harus segera menindaklanjutinya. (Azmi)

Comment

News Feed