by

Tahun Ajaran Baru 2020: Dibalik Layar Sekolah Daring

-Pendidikan-336 views

Tahun Ajaran Baru 2020: Dibalik Layar Sekolah Daring

Oleh : Ema Zati Baroroh., M.Psi., Psikolog

TepianKapuas.Com, PONTIANAK – Kondisi pandemi ini, sudah berjalan cukup lama. Banyak yang sudah mulai mengeluh atas kondisi yang tidak menentu ini, khususnya orang tua siswa. Ya karena dalam masa pandemi ini sebagian besar siswa masih mengunakan media pembelajaran via daring. Sehingga saya fikir karena orang tua kaget dengan kondisi yang mengharuskan perubahan drastis ini. Terutama orang tua yang bekerja ditambah lagi memiliki banyak anak, terbayang betapa reportnya. Belum lagi adanya masalah jaringan dan kouta. Bukan hanya itu saya yakin tidak banyak orang tua yang friendly terhadap pengunaan teknologi. Sehingga sudahnya kaget tidak siap lagi. Wajar saja jika terjadi keluhan dari orang tua dengan berbagai bahasa. Sebenarnya bukan orang tua aja tapi dari sisi guru juga, murid apa lagi. Kegiatan belajar via daring dari rumah yang sudah cukup lama ini, tentu saja dapat meningkatkan resiko stress.

Sehingga tidak tepat jikalau pembelajaran daring ini hanya merepotkan atau mengorbankan orang tua saja. Lalu guru hanya bersantai menerima tugas. Realitanya banyak juga para guru yang menjadi bertambah sibuk untuk memutar otak dan berusaha mengkreasikan media pembelajaran saat pandemi ini.

bapak/ibu guru tentu saja menjadi doble persiapan. Mulai dari persiapan bahan ajar, dan proses mengkreasikan media pembelajaran. Padahal masalah keseharian aplikasi dan sistem penilaian kurtilas saja sudah rumit. Ditambah lagi kondisi saat ini. Bisa kita banyangkan bagaimana para guru yang berusia lansia dan berada di pedalaman. Banyak kendala yang juga mereka hadapi masalah jaringan, kouta, fasilitas, dan lain-lain

Semua dituntut berlari saat ini, baik guru, orang tua, dan siswa. Semua harus bisa mendadak memasuki era 4.0. Akhirnya Indonesia benar-benar masuk pada era ini nyatanya.

Selain itu, guru dan orang tua tidak perlu memaksakan diri untuk menghadirkan pembelajaran seperti layaknya kondisi normal. Jika kita terlalu memaksakan diri, akan membuat psikis kita mudah tertekan. Tidak berharap terlalu tinggi pada diri sendiri ataupun anak, dapat membantu mengurangi tingkat stress yang kita rasakan.

Pada kondisi saat ini juga perlu meningkatkan kemitraan antara institusi pendidikan dan orang tua. Agar tidak terjadinya kesalah pahaman. Selain itu juga perlu merumuskan langkah bersama dalam formulasi yang tepat untuk program belajar via daring dari rumah. Bagaimana pembelajaran bisa diserap, dengan suasana yang menyenangkan. Sehingga anak bisa enjoy dalam menjalani belajar via daring. Mengurangi resiko stress yang dapat menurunkan daya tahan mereka. Dengan demikian bukan hanya soal nilai saja.

Semoga di era pandemi ini, banyak guru dan orang tua yang pada akhirnya mengupgrade diri untuk mendampingi ananda secara optimal walaupun ditengah keterbatasan.

Hikmah lain, mulai kembalinya fungsi dan peran keluarga. Kita selaku orang tua “dipaksa” ambil kembali tanggung jawab mendidik anak secara langsung. Tidak bertumpu lagi pada guru dan institusi pendidikan. Mungkin selama ini agak luput kerena selama ini org tua sibuk bekerja dengan alasan mencari nafkah untuk keluarga. Saat pandemi ini kita diajak untuk memaknai, luar biasanya perjuangan guru dalam mendidik. Setidaknya kita harus berterimakasih pada covid-19. setidaknya kedatangannya ada hikmahnya juga. Mari kita pandang sisi positifnya dan terus melaju.

Selain itu penting bagi kita untuk menerima dan berdamai dengan keadaan. Namanya juga berada di kondisi pandemi, sebenarnya tidak ada yang ingin terjebak pada kondisi seperti ini. Sehingga mau tidak mau, suka tidak suka semua harus tetap dilewati. Dengan demikian penting bagi guru, orang tua, dan siswa agar dapat beradaptasi, dan berusaha menikmati kondisi ini. Saat ini yang terpenting bahwa kita dapat survive. Kesehatan dan keselamatan adalah yang utama

Jangan sampai adanya pandemi menyurutkan langkah kita untuk menghasilkan generasi terbaik putra putri bangsa. Semoga kondisi wabah ini segera berlalu.

Comment

News Feed