by

RESES..Warga Gang Mufakat Usulkan Perbaikan Drainase

-Berita, Daerah-230 views

Beberapa Usulan Warga Gang Mufakat Saat Reses Anggota DPRD Kota Pontianak Diantaranya Pengerukan hingga Pembuatan Drainase Baru, Anggaran Fardu Kifayah dan Penambahan Tiang Listrik.

PONTIANAK — Dalam Reses Masa Persindangan ke-III di Gg. Mufakat, Jalan Danau Sentarum, Kelurahan Sungai Bangkong, Anggota DPRD Kota Pontianak Fraksi PKS, Husin.SP mengatakan sebagian besar usulan warga setempat menitikberatkan pada perbaikan drainase.

Akibat kurang maksimalnya fungsi drainase daerah tersebut warga mengeluhkan jika turun hujan areal pemukimannya rentan banjir walaupun curah hujan tidak terlalu tinggi.

” Warga mengusulkan perbaikan drainase terutama bagian yang tembus ke Jalan Wonosobo untuk dibesarkan dan dikeruk serta gorong-gorongnya agar diganti dengan yang lebih besar ,” Ujarnya. Sabtu ( 19/6). Pukul 20.00 WIB.

Warga juga meminta drainase bagian depan Gg. Mufakat untuk dibuat dan bagian yang tersumbat di Jalan Danau Sentarum agar di keruk.

” Mengenai saluran yang tersumbat insyaallah kita coba koneksikan dengan Dinas PU agar dilakukan pengerukan sedangkan untuk gorong-gorong biasanya perlu anggaran tersendiri, kalau pun usulan pembuatan dranaise baru kemungkinan baru bisa di realisasikan pada tahun anggaran 2023 dan mudah-mudahan anggaran perubahan tahun 2021 atau 2022 usulan ini bisa kita masukan,”

” Kalau ada proposalnya kita bisa percepat usulannya untuk masuk terlebih dahulu ke Sistem Informasi Permintaan Daerah (SIPD) agar bisa di tinjau apakah usulan tersebut masuk dalam kategori skala prioritas pembangunan, karena prosedurnya saat ini usulan warga melalui dewan harus masuk terlebih dalam SIPD ,” Lanjut Husin menyikapi usulan warga tersebut.

Selain itu, Husin menambahkan jika warga juga mengusulkan agar perkumpulan fardu kifayah di beri anggaran dari pemerintah, pengadaan lahan pemakaman di wilayah Pontianak Kota serta pengadaan tiang listrik.

” Terkait anggaran fardu Kifayah memang sebelumnya belum pernah ada usulan, insyaallah usulan ini akan kita sampaikan kepada walikota apakah bisa di perda-kan seperti anggaran RT/RW atau seperti dana guru ngaji di anggarkan secara prerogratif oleh walikota, hanya saja untuk pengkajiannya kita perlu pendataan terlebih dahulu jumlah fardu kifayah sekota pontianak ,” Tambahnya.

Mengenai pengadaan lahan pemakaman, Husin menyampaikan perlu kajian mendalam dengan Pihak Bappeda dan Dinas PU apakah memungkinkan untuk di adakan lahan pemakaman diluar Kota Pontianak mengingat minimnya lahan terbuka di wilayah Kecamatan Pontianak Kota. Tetapi sejauh ini, Pihak Pemkot telah melakukan pembebasan lahan khusus pemakaman di Kecamatan Pontianak Barat Seluas 20 Hektar, Pontianak Utara dan Pontianak Timur.

Pewarta : Az

Comment

News Feed