by

Reses Anggota DPRD Kota Pontianak, Husin : Warga Usulkan Pelebaran Ruas Jalan Petani

-Berita, Daerah-198 views

Warga Mengusulkan Pelebaran Ruas Jalan Petani dan Perbaikan Drainase di Wilayah Tersebut.

PONTIANAK — Anggota DPRD Kota Pontianak, Husin, SP melakukan Reses Masa Persidangan Ke-III di Aula Balai Koperasi, Jalan Sutomo Kota Pontianak. Hadir dalam giat tersebut perwakilan masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Kota Pontianak. Sabtu (19/6)

Pada kesempatan ini, salah satu Warga Gg. Mandiri, Jalan Petani menyampaikan usulan pelebaran badan jalan pada akses pintu masuk di Jalan Petani dari Jalan Danau Sentarum tepatnya di depan Pondok Pesantren Darul Faizin. Ia juga meminta pihak terkait untuk lakukan mediasi dan memfasilitasi jika terdapat kendala terutama masalah lahan pada ruas jalan tersebut.

Menyikapi usulan warga, Husin menyampaikan jika proses perbaikan Jalan Petani sebetulnya sudah masuk dalam program anggaran tahun 2021, hanya saja tambahnya, terjadi pengalihan porsi anggaran untuk penanganan Covid-19 sehingga menyebabkan proses pembangunan infrastruktur di beberapa wilayah Kota Pontianak menjadi tertunda.

” Untuk Jalan Petani sebetulnya sudah masuk pada tahun anggaran 2021, cuma sebagian anggaran di alihkan untuk penanganan Covid-19, dan juga untuk khusus ruas Jalan Petani ini sampai bagian belakang pembangunannya masih sepotong-sepotong. Untuk itu akan kembali kita usulkan mudah-mudahan bisa masuk dalam anggaran perubahan dan memang kita minta pembangunannya dari depan (Jalan Danau Sentarum), mengenai pelebaran Jalan tepat di depan Ponpes menjadi 8 meter sesuai ajuaan warga perlu dilakukan negosiasi ulang kepada pihak ponpes yang sebelumnya tidak memberikan izin penambahan lahan miliknya yang sebelumnya 6 meter menjadi 8 meter ,” Ujarnya.

Selain itu, Warga Gg. Babussalam, jalan Petani juga mengusulkan perbaikan saluran air (Drainase) pada lingkungan tempat tinggalnya.

Kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan dari warga terkait sikap dari fraksi PKS Kota Pontianak mengenai wacana sembako dan pendidikan yang akan dikenakan pajak sebesar 12 Persen.

” Untuk Drainase silakan ajukan proposalnya lengkap dengan luas dan ukuran yang di ajukan, atau bisa sampaikan melalui pengurus DPC PKS Kota Pontianak. Mengenai pajak sembako dan pendidikan, hal ini masih bersifat wacana belum ketok palu, Sikap kami dari PKS sampai ke DPR RI menolak wacana ini dan mendorong pemerintah mencari alternatif lain untuk meningkatkan pajak. Khusus di Kota Pontianak kami melalui komisi yang membidangi ini akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Disperindagkop serta Dinas Pertanian untuk mengantisipasi terjadi lonjakan harga efek dari wacana tersebut. Kepada masyarakat sampaikan saja informasi jika terjadi lonjakan harga ,” Tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Husin juga meminta kepada seluruh Kader, Pengurus dan Simpatisan PKS untuk lebih memaksimalkan peran di masyarakat, terutama menyikapi aspirasi warga di sekitar terkait pembangunan. Sebagai kader partai dakwah Husin berharap semuanya dapat menjadi panutan yang mengayomi masyarakat dalam amal-amal kebaikan layaknya seorang Da’i.

Pewarta : Az

Comment

News Feed