by

Refleksi Dirgahayu RI ke-75, ini Kata Aktivis dan Tokoh di Kota Pontianak

-Berita-339 views

TepianKapuas.Com, PONTIANAK — Hari ini,17 Agustus 2020 Bangsa Indonesia sebagai negara berdaulat telah memasuki usia 75 Tahun. Walaupun tidak sejauh usia Negara Adidaya USA yang sudah mencapai 244 Tahun, tetapi 75 Tahun sudah merupakan perjalanan cukup panjang untuk sebuah negara. Sudah tentu semua tidaklah selalu berjalan mulus. Banyak fenomena terjadi mewarnai sejarah perjalanan Bangsa Indonesia hingga sampai pada titik ke 75 Tahun ini. Dari fenomena alam, ekonomi hingga pergelokan politik yang selalu tercatat rapi sebagai arsip sejarah. Oleh sebab itu semangat perjuangan dan darah juang bukanlah hanya milik para pejuang kemerdekaan masa lalu, melainkan harus selalu terwarisi dalam denyut nadi generasi bangsa hingga saat ini. Artinya kita semua wajib selalu mengobarkan api perjuangan dan merupakan pejuang untuk mengantarkan kejayaan ibu pertiwi ini hingga akhir masa kelak.

Pada momentum hari kemerdekaan ini, selain gegap gempita perayaan HUT Kemerdekaan di seluruh penjuru tanah air, sudah sepatutnya pula segenap pejuang bangsa masa kini mengevaluasi maupun merefleksikan hakikat kemerdekaan apakah sudah sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa dimasa lalu atau justru malah terjerumus pada jurang neo-kolonialisme

Seperti yang di Utarakan Husin Amir. Anggota DPRD Kota Pontianak. Menurut Wakil Rakyat dapil Kecamatan Pontianak ini, Kemerdekaan RI hingga memasuki usia ke-75 sejatinya belumlah sampai pada hakikat kemerdekaan seusuai cita -cita yang tertuang dalam pembukaan UUD, yakni kedaulatan dan kesejahteraan rakyat. Sebab menurut Husin, Kemerdekaan belum dinikamati semua Rakyat Indonesia karena masih tingginya angka kemiskinan, Hukum yang belum berpihak pada kaum yang lemah, kesenjangan sosial yang semakin tajam, kekayaan negara yang masih dinikmati segelintir orang, pengangguran hingga serbuan Tenaga Kerja Asing (TKA). Husin berharap pada peringatan HUT RI ini para pemimpin untuk lebih peka memperhatikan hal-hal diatas.

Hal yang sama juga di sampaikan Aktivis Mahasiswa, Ihzal Muhaini. Menurut aktivis berusia 24 Tahun ini, Saat ini Indonesia belum merdeka seutuhnya karena maraknya korupsi, kemiskinan, rendahnya pendidikan, dan ketidakadilan Hukum. Menurut Ihzal, sebagai generasi penerus kemerdekaan, Kemerdekaan ini perlu di isi dengan persatuan seluruh element bangsa yang di bangun atas dasar kesatuan yang sama, tanah air satu.

Selanjutnya, Tokoh Pemuda Kota Pontianak, Beny Than Hery. Menurutnya Peringatan hari kemerdekaan bukan hanya sekedar formalitas rutin belaka, melainkan harus dijadikan momentum utama yang mengingatkan kita agar terus berjuang, berkarya positif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kemajuan bangsa. Menurut Beny, kita harus fokus, membangun perbedaan dengan semanagat kebersamaan dan bergerak kolabiratif yang sejalan dengan pancasila. Apalagi saat ini Indonesia masih dalam situasi darurat pandemi, tentu harus dijadikan cambuk untuk kreatif berkarya, berinovasi agar pembangunan dan kebermanfaatan tetap terus berjalan. Indonesia maju adalag tujuan, terutama para pemuda haruslah memiliki rasa optimis dan yakin untuk dapat memberikan yang terbaik untuk Indonesia.

Penulis : Azmi

Comment

News Feed