by

Pihak Keluarga Mahasiswi Asal Kapuas Hulu Kecewa Anakny Terlalu Dini di Diagnosa Gejala Corona

-Berita-1,556 views

TepianKapuas.Com, KAPUAS HULU —
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, Nazaruddin mengatakan satu orang mahasiswi asal Kapuas Hulu saat ini dirawat di Rumah Sakit Sintang karena mengalami gejala atau suspect virus corona (Covid – 19). Selasa (17/3)

” Pasien tersebut semalam dirujuk ke Sintang karena yang bersangkutan ada gejala atau suspect Covid – 19, mengingat baru pulang dari daerah terjangkit yaitu Pontianak, namun saat ini kondisi sudah membaik,” kata Nazaruddin, dihubungi , di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Selasa.
Disampaikan Nazaruddin, menurut petugas kesehatan kondisi pasien suspect Covid – 19 itu sudah membaik, hanya saja masih dalam perawatan sambil menunggu hasil tes sample yang di kirim ke Jakarta.

Dengan pernyataan petugas kesehatan tersebut membuat pihak keluarga kecewa dan menurut pihak keluarga pihak terkait terlalu tergesa gesa dalam menangani persoalan ini.

Orang tua pasien membantah berita tersebut memang kami. aku anak kami mengalami demam batuk pilek, dan kebetulan juga baru pulang dari pontianak, anak kami memang memiliki latar belakang penyakit tipes jadi kekita terlalu capek maka akan demam, anak saya saat di Pontianak ikut latihan fisik untuk persiapan ikut tes disalah satu intsansi jelas orang tua pasien.

“Saat menghubungi media ini via telpon orang tua korban merasa kecewa karena walau bagaimana pun dampak sosial terhadap anak dan keluarga sangat sangat terasa,dengan keputusan peurujukan anak saya tampa ada dasar yang jelas apalagi virus ini virus yang sedikit membuat resah seluruh dunia.

“Menurut orang tua korban perujukan anak nya ke rumah sakit sintang tidak mendasar atas dasar hasil pemeriksaan karena apa ? sebelum dirujuk anak kami sempat di rawat dirumah oleh salah satu petugas kesehatan dan dinyatakan demam biasa dan kondisi sudah membaik (sehat) semenjak dirawat dirumah jelas orang tua pasien.

“Saya sudah menghungi pihak rumah sakit lewat telpon dan saya menayakan kan langsung kepala pihak rumah sakit apa dasar rujukan,tapi fihak rumah sakit tidak menjelaskan kepada kami selaku orang tua dan perujukan itu bukan atas dasar hasil pemeriksaan, tapi atas dasar menduga duga karena saat ditanya anak saya mengatakan pernah mandi dikolam renang dipontianak,apakah dengan keterangan ini sehingga pihak rumah sakit langsung beropini seolah olah itu corona ungkap orang tua pasien.

“Saya sangat tidak terima dengan persoalan ini dan saya tidak mau diam apalagi jika nanti tidak terbukti anak saya tidak terinveksi corona. apalagi sekarang anak saya stres ditempatkan diruangan seperti itu dan istri saya harus tidur dimoshola menunggu anak saya yang sedang rawat padahal anak saya sudah sehat jauh sebelum dirujuk kesintang.

Saya meminta kepada pihak pihak yang merujuk anak saya kesintang harus melakukan jumpa pers untuk memulihkan nama baik keluarga saya dan anak saya karena walau bagaimanapun dampak sosial pasti ada tegas orang tua pasien.

Penulis : Rajali (Detik Kasus)
Editor. : Azmi

Comment

News Feed