by

Pak Cik Rusdi Pimpin POM Kota Pontianak

-Berita, Daerah-520 views

PONTIANAK — Rusdiyansyah, salah satu kader terbaik POM Kota Pontianak di daulat sebagai Ketua Umum DPD-POM Kota Pontianak pada Musyawarah Daerah Persatuan Orang Melayu (Musda-POM) perdana yang berhasil di gelar hari ini. Pria yang di sapa Pak Cik ini dipilih secara aklamasi oleh peserta musda. Minggu (13/6).

Kiprah awal Pak Cik sebagai kader POM sebelum di dapuk sebagai orang nomor 1 di POM Kota Pontianak yakni sebagai Dewan Pembina di POM Siantan Hulu (Silu), ia pun selanjutnya di amanahkan sebagai Kepala Departemen Kajian Strategis (Kastrad) DPP-POM Kalbar.

Karena kinerja positifnya dalam mengemban amanah, kemudian ia di percaya sebagai Plt. Ketua POM Kota Pontianak. Berkat semangat dan mobilitasnya, dalam waktu singkat DPC-POM Se-Kota Pontianak berhasil di bentuk dan hidupkan kembali. Karena tangan dinginnya pula Musda Perdana POM Kota Pontianak berhasil terlaksana.

Pria yang di kenal supel, militan dan ramah dalam bergaul ini merupakan figur yang cukup di kenal oleh masyarakat Kota Pontianak, tercatat ia pernah menjadi Ketua Umum salah satu partai politik di Kota Pontianak dan aktif di berbagai kegiatan sosial masyarakat. Berbekal jam terbang dan jaringannya yang luas inilah Pak Cik berkomitmen untuk mengangkat agama dan nilai budaya melayu di Kota Pontianak agar tak tergerus oleh zaman dan tetap eksis di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan wawancara Pak Cik mengatakan jika Agama, Budaya Melayu dan Kota Pontianak kesatuan yang tak dapat dipisahkan, Ia menjelaskan secara historis Kota Pontianak ini didirikan oleh Kerajaan Islam bercorak Melayu, dan dalam falsafah hidup bangsa melayu juga tak dapat dipisahkan dengan Islam yang di kenal dengan ‘ Adat Bersendi Syara, Syara Bersendi Kitabullah ‘. Untuk itu perlu peran aktif puak melayu saat ini dalam menjaga dan menghidupkan nilai agama dan budaya pada peradaban Kota Pontianak agar tetap berkah dan bertuah.

” Kota Pontianak yang didirikan Kerajaan Islam bercorak melayu sebagai tanda Melayu memiliki peran krusial dalam sejarah perjalanan Kota Pontianak. Tanggung jawab puak melayu hari ini yakni menjaga dan mengembalikan nilai-nilai agama dan budaya melayu secara arif dan bijaksana”. Ujarnya.

Untuk mewujudkan visinya, Pak Cik mengatakan langkah awal pihaknya akan membentuk kembali DPC-POM Se-Kota Pontianak dan merangkul puak melayu di Kota Pontianak untuk tergabung sebagai anggota POM. (Azmi)

Comment

News Feed