by

Mapala Humus Faperta UPB Ungkap Situs Sejarah Dusun Lais

-Berita-1,582 views

TepianKapuas.Com, PONTIANAK -Mahasiswa Pecinta Alam Human’s Make Universe Save (Mapala Humus) Fakultas Pertanian Universitas Panca Bhakti (UPB)menggali situs sejarah sumur raja asuk (anjing) dan batu susun di Dusun Lais, Desa Nanga Sepauk, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang. Kamis (19/3).

Anggota tim survei ekspedisi yang terdiri dari Nobertus Balasius Sero, Gidion Gidil, Noveron Roy, Iman Setyagraha Nusantara, Haryanto, dan Joe lakukan peninjauan terhadap situs tersebut selama 4 hari dimulai tanggal 26 hingga 29 November 2019 silam. Tim mengetahui informasi adanya situs bersejarah itu berdasarkan informasi dari PJ Kades Setempat, Dwi Purnomo dan beberapa lapisan masyarakat.

Bata Susun

“Kami menggali situs sejarah tersebut ingin membuktikan bahwa peninggalan sejarah di Desa Nanga Sepauk memang benar adanya, berdasarkan info yang kami dapat dari PJ Kades Nanga Sepauk menyatakan bahwa di Desa Nanga Sepauk ada beberapa situs peninggalan sejarah yang belum diketahui oleh masyarakat umum secara luas,” Ujar Nobertus, Salah satu tim survei.

Sumur Raja Asuk

Menurut cerita masyarakat Sepauk, Sumur Raja Asuk (Anjing) sudah menjadi cerita dongeng yang melegenda secara turun temurun diceritakan. ” Namun saat ini, yang menjadi tanda tanya besar buat kita adalah situs itu asal usulnya dari mana dan peninggalan dari kerajaan apa pada zaman dahulu, kita tidak tahu,”” Jelasnya.

Nobertus mengatakan berdasarkan informasi yang ia dapat dari beberapa lapisan masyarakat setempat, warga di Dusun Lais pernah mengggali tanah dan menemukan bata susun berwarna merah sama dengan bata yang ada di sumur Raja Asuk (Anjing).

Salah satu sesepuh masyarakat, Datok Hasnan bertutur situs tersebut memang telah ada sejak zaman dahulu.

” Dulu sebelum nenek moyang kami ada di Sepauk, sumur Raja Asuk itu memang sudah ada. Jadi saya pun tidak tahu dengan jelas bagaimana asal usulnya,” Terang Datok Hasnan.

Di lihat dari bekas peninggalannya sumur Raja Asuk di duga ada kaitannya dengan Bata Susun yang ditemukan oleh warga saat menggali tanah pada waktu mau membuat rumah. Tetapi mereka tidak mengetahui bahwa bata itu memiliki arti sejarah yang penting. (Azmi)

Comment

News Feed